Ads

Cara Pemupukan Padi Sawah Untuk Hasil Panen Maksimal


Sahabat Dunia Kita-  pada artikel “Budi Daya Padi” kali ini kita akan membahas Cara Pemupukan Padi Sawah Untuk Hasil Maksimal. Bagi kita yang sudah terbiasa dalam melakukan pemupukan padi tentu hal ini akan menjadi tambahan pengetahuan dalam sistim pemupukan padi kita. Dan bagi kita yang ingin memulai mencoba Budi Daya Padi bisa kita jadikan bahan Refrensi dan Pertimbangan kita dalam Pemupukan Padi kita. Pada kesempatan ini kita akan membagi Cara Pemupukan Padi berdasarkan 2 katogari yaitu waktu dan Dosis Pemupukan Padi Sawah:
Cara Pemupukan Padi Sawah Untuk Hasil Panen Maksimal

Pemupukan Sebelum Tanam
Pemupukan sebelum tanam atau kita sebut dengan pupuk dasar. Untuk pemupukan pertama kali yang kita lakukan dalam pemupukan padi sawah agar mendapatkan hasil yang maksimal adalah pemupukan sebelum tanam. Untuk tahap ini kita bisa memberikan pupuk dengan kandungan Nitrogen, Posfat, dan Kalium dengan perbandingan  50 : 30 :20 dengan dosis di sesuaikan dengan tingkat kesuburan lahan atau sawah.
 Untuk sawah dengan kesuburan tinggi pemberian pupuk dasar ini dapat kita kurangi begitupun sebaliknya. Selain pemberian pupuk untuk tahap sebelum tanam ini dapat kita campurkan dengan zat pengatur tumbuh dan unsur mikro yang di butuhkan tanaman seperti  magnesium, boron dan lain sebagainya. Dan hal yang paling penting dalam pemupukan tahap ini adalah pemberian pestisida untuk mengendalikan hama dalam tanah seperti ciput dan ulat tanah. Baca Hama DanPenyakit Tanaman Padi Dan Cara Mengedalikannya
Pemupukan Setelah Tanam
Untuk pemupukan berikutnya dapat kita berikan setelah tanaman padi di tanam pada umur 7-14 hari setelah tanam. Untuk pemberian pupuk fase ini dengan perbandingan N 40, P 30 dan K 30. perbandingan tersebut dan dosis yang kita gunakan bisa kita sesuaikan dengan tingkat kesuburan lahan sawah kita, dan Sangat direkomendasikan melakukan pemupukan sebelum penyiangan.
Pemupukan Pada Fase Generatif
Cara Pemupukan Padi Sawah Untuk Hasil Panen Maksimal

Pada Fase Generatif pada saat padi sudah mulai ingin mengeluarkan buah, hal ini kelihatan dari batang yang sudah besar seperti bunting. Pada fase ini memberikan pupuk tambahan atau susulan sangat di anjurkan agar mendapatkan hasil yang maksimal. Untuk fase ini direkomendasikan menggunakan pupuk dengan dosis kandungan Kalium dan Posfat yang lebih tinggi, selain itu juga di anjurkan memberikan pupuk Mikro Calcium dan Boron. Adapun kegunaannya adalah agar buah padi kita tidak banyak yang kosong (hampa) selain itu juga untuk mencegah serangan jamur yang bisa menyerang buah padi kita.
Demikian sahabat duniakita.co.id pembahasan kita pada budi daya padi kali ini semoga cara pemupukan padi untuk hasil yang maksimal pada artikel kita kali ini bisa menjadi bahan pertimbangan dan refrensi pemupukan padi kita. Sahabat bisa membaca artikel terkait "budi daya padi" dalam blog kita ini atau meberikan komentar jika ada yang ingin ditanyakan, Terimakasih.

“Salam sukses bertani”

Post a Comment

0 Comments