Ads

Bagaimana Cara Stek Tanaman Kopi Yang Benar


Sahabat Tani Dunia Kita pada artikel “Budidaya Kopi” kali ini kita akan membahas Bagaimana Cara Stek Tanaman Kopi Yang Benar, Sahabat Tani Sisitim Stek merupakan salah Satu teknik Budidaya Kopi yang sangat baik dan berpotensi menghasilkan hasil yang maksimal.
Cara Stek Tanaman Kopi Yang Benar
Didalam sistim stek kita bisa mengabungkan 2 jenis kopi menjadi satu pohon, bahkan sistim ini bisa juga mengabungkan 2 jenis kopi yang berbeda seperti kopi arabika dan robusta, oleh sebab itu sistim stek ini sangat banyak sekali dikembang dan diterapkan untuk mendapatkan jenis kopi yang berkwalitas.
Selanjutnya Sahabat Tani walaupun sistim Stek ini sangat menjanjikan tentu juga terdapat kelemahan yang harus kita atasi yaitu sistim yang salah akan menjadikan kegagalan, dan sistim stek ini tergolong sedikit rumit apalagi selaku pemula yang belum pernah melakukan sistim stek ini sebelumnya. Oleh sebab itu didalam artikel ini kita akan mebahas Bagaimana Cara Sistim Stek Tanaman Kopi Yang Benar
MENGNAL SISTIM STEK
Sebelum berbicara lebih jauh tentang cara stek kopi yang benar kita sebaiknya terlebih dahulu mengenal apa itu stek pada kopi. Sistim stek adalah sistim pengabungan 2 jenis kopi menjadi satu pohon dengan cara menyambung tunas pada pohon kopi yang satu kepada kopi lainya.
Adapun keunggulan dari sistim ini adalah kita dapat menghasilkan jenis kopi yang baik dan hasil yang maksimal. Sebagai contoh kita bisa mengabungkan jenis kopi robusta dengan kopi arabika, semisal kita memiliki kebun kopi robusta dan ingin mengantikan dengan kopi arabika kita tidak perlu merambah maupun melakukan penanaman kembali, dengan sistim stek kita bisa melakukannya dengan cepat dan berkwalitas. selain itu kita juga bisa melakukan pengabungan 2 jenis kopi dalam 1 pohon seperti dalam satu pohon terdapat kopi Arabika dan Robusta.
Cara Stek Tanaman Kopi
BAHAN STEK KOPI
Sahabat tani duniakita.co.id untuk memperjelas dan mempermudah kita memahami dalam penjelasan ini kita akan memberikan sebuah studi kasus mengenai stek yang akan kita lakukan. Berikut studi kasus dalam artikel ini kita akan engubah ladang kopi kita dari kopi robusta menjadi arabaika, berikut bahan-bahanya :
1. tunas pada kopi robusta (tunas batang yang sudah siab di stek rekomendasi usia 3 bulan ke atas)
2. tunas kopi arabika calon kopi baru kita (diambil dari kopi arabika yang akan kita budi dayakan)
 ALAT-ALAT STEK KOPI
Untuk alat melakukan stek ini berupa :
1.      alat pemotong seperti pisau, gunting.
2.      plastik pembalut
3.      tali pengikat
4.      tongkat penahan ( dari kayu atau bambu)
LANGKAH LAGKAH STEK PADA TANAMAN KOPI :
1.      siapkan tunas kopi arabika yang sudah di potong dari pohon indukan dengan meotong runcing di tenggah
2.      selanjutnya pada tunas kopi robusta di potong 4-5 cm dengan menyesuaikan kemiringan pada sabungan
3.      sambungkan dua jenis kopi ini dengan rapat
4.      pasang tongkat/alas penahan dari bambu agar tidak mudah goyang oleh angin
5.      bungkus sambungan dengan plastik dan di ikat dengan rapat agar tidak masuk air resapan.
6.      diamkan selama lebih kurang 6 bulan dan kopi hasil stek kita sudah siap.
CATATAN
Sahabat Tani setelah melakukan langkah-langkah di atas perlu di perhatikan beberapa catatan berikut agar stek kita tidak gagal:
1.      usahakan tunas kopi yang akan kita sstek tidak terlalu muda karena tunas yang terlalu muda akan mudah layu,kering dan akhirnya tidak berhasil
2.      usahakan agar air tidak masuk dalam sambungan dengan membungkus sambungan dengan baik, hal ini dapat membuat sambungan busuk dan gagal
3.      terakhir kegagalan paling sering terjadi di akibatkan goyang nya sambungan, hal ini bisa di sebabkan oleh angin dan sentuhan. Untuk itu usahakan semakimal mungkin  agar stek kita tidak goyang oleh anggin.
Sahabat Tani Dunia Kita demikian artikel tentang  bagaimana cara stek kopi yang benar. Semoga artikel ini bermanfaat dan selamat mencoba.
Sahabat tani bisa membaca artikel terkait yang ada di dalam website kami ini, jika sahabat memiliki pertanyan bisa di tuliskaan di kolom komentar terimakasih.

“Salam Sukses Bertani”


Post a Comment

0 Comments